Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Artikel ini memusatkan perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan antar pribadi. Dalam pengertian ini, istilah "persahabatan" menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga pada altruisme. selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai. Mereka juga akan terlibat dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka. Nilai yang terdapat dalam ...
sudah setahun lebih aku di kota pelajar ini. kota yang tetap demokrasi meski di bawah aturan monarki. rasa rindu rumah dan keluarga hampir setiap hari kurasakan. namun sosok itu yang selalu bisa membuatku merasa lebih baik. seseorang yang selalu bangga menunggangi motor penuh oprek dan tak lagi orisinil (sering kubilang rongsok xp). yang selalu merasa dirinya canggih, terlebih ketika ia mengenakan jaket merah kebanggaannya. perkenalan kami sudah cukup lama. ketika itu kami mengikuti kemah ilmiah (makrab) ysng diwajibkan bagi mahasiswa baru di kampus kami. namun beberapa waktu ini kami cukup sering menghabiskan waktu bersama. dari sekedar makan bersama hingga jalan2 mengitari kota istimewa ini. yaa kuakui dia memang menarik, baik hati, dan cukup lucu. apalagi saat ia berbicara. terkadang (baca : seringkali) aku sulit menangkap maksud pembicaraannya. mungkin karena memang bahasa indonesia yang ia kuasai kurang begitu lancar. rambutnya bergelombang dan mulai panjang sekarang. badanny...
4 Januari 2017 21.10 . "Aku sudah di jalan," tulisku dalam pesan singkat. Malam ini, usai membelah ibukota untuk bekerja, aku langsung menuju tempat favoritmu. . Setelah sejak tiga hari lalu kamu merengek meminta bertemu. Kamu mengancam akan ngambek kalau hari ini aku tak juga penuhi maumu. . ***** Pekerjaan memang selalu menjadi prioritasmu. Bahkan untuk memenuhi pintaku bertemu saja, aku sampai harus merajuk selama tiga hari. Tega. . 21.41 . Asap mengebul dari cangkir kopi dihadapanmu. Lampu cafe ini juga tak terang. Wajahmu semakin samar kulihat. . Setelah menaruh cangkir kopiku, aku langsung duduk di sebelahmu. Mengambil tumpukan buku yang baru kamu beli. Kamu yang tengah membaca salah satu di antaranya hanya menoleh dan meraih tanganku. "Puas?" Kataku. . ***** Aku sudah melihat kedatanganmu dari sudut atas bukuku. Jeans, kemeja kotak-kotak dan topi andalanmu. Bagamana bisa aku tak mengenalinya. . Sesaat setelah kamu duduk dan merecoki buku...
Comments
Post a Comment